Anda mau menggantkan Mpok Sylvi? Bukan sebagai calon wakil gubernur dari Agus Yudhoyono lho, tapi untuk mengisi pos Deputi Gubernur di Pemprov DKI Jakarta.
Bu Sylvi di bus City Tour saat masih menjabat Deputi Gubernur

Posisi Deputi Gubernur yang ditinggalkan Sylviana Murni belum terisi sampai sekarang. Pelantikan dan pengukuhan pejabat yang dilakukan Plt. Gubernur Sumarsono, Selasa (3/1/2017) kemarin tidak termasuk pengisian pejabat di posisi tersebut. Plt. Gubernur menjelaskan posisi tersebut masih lowong karena pengisiannya harus melalui mekanisme seleksi terbuka alias lelang. “Itu sudah berjalan, melamar boleh sekaranglah sudah dilelang. Sudah diumumkan kok,” kata Sumarsono kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (5/1/2017).

Salah satu kekhususan Provinsi DKI Jakarta yang diatur dalam Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007 adalah keberadaan jabatan Deputi Gubernur, yang tidak akan kita jumpai di daerah lain. Jakarta memiliki empat orang deputi gubernur yang dibedakan dari bidang tugasnya yaitu: pariwisata dan kebudayaan, industri, perdagangan dan transportasi, pembangunan dan lingkungan hidup serta pengendalian kependudukan dan permukiman. Posisi yang belum terisi adalah Deputi Bidang Pariwisata dan Kebudayaan.

Jabatan deputi gubernur mungkin tidak lebih prestisius dibanding Sekretaris Daerah (Sekda). Padahal, keduanya sama-sama eselon 1, posisi tertinggi yang bisa dicapai seorang birokrat karier. Fasilitas (khususnya finansial berupa Tunjangan Kinerja Daerah) yang diterima sangat menggiurkan. Saya lupa berapa angka persisnya, tapi yang pasti lebih dari Rp. 50 juta sebulan. Jadi, buat para birokrat senior dimanapun Anda berada dan memenuhi syarat, buruan deh daftar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *